Penyedia Perangkat Jaringan WiFi

HSNet Komputer adalah Spesialis Jaringan WiFi Mikrotik, Ubiquity, Linksys, Cisco, HPN, TPlink, Dlink, Belden, AMP, dll

Penyedia Asesoris Komputer.

HSNet Komputer juga menyediakan asesoris komputer yang mendukung pekerjaan kantor atau usaha anda.

Instalasi WiFi.

HSNet Komputer juga menerima pemasangan Wifi untuk rumah, cafe, kantor, instansi untuk mendukung perkerjaan anda yang selalu mobile dan wifi yang kita tawarkan cukup murah hanya 200.000 / bulan untuk kecepatan 1Mbps dengan kuota tanpa batas.

Menerima Service Komputer, Laptop, Printer.

HSNet Komputer juga Menerima Service Komputer, Laptop, Printer. Mulai dari Instal Ulang, Hapus Virus, Install Software, Upgrade PC, Blue Screen, Mati Total, Ganti LCD, Ganti Keyboard, dll.

30 April 2014

ADATA Menghadirkan memori RDIMM DDR4 TerBaru Dalam 3 Kapasitas

ADATA, yang merupakan produsen terkemuka modul-modul DRAM berperforma tinggi dan produk-produk aplikasi NAND Flash, telah mengumumkan peluncuran modul DDR4 baru. Bekerjasama dengan Intel®, ADATA telah sukses mengembangkan dan merilis DDR4 RDIMM (ECC Registered DIMM) yang kompatibel sepenuhnya dengan platform generasi baru dari produk keluarga prosesor Intel® Xeon™ E5-2600 v3 yang baru saja diluncurkan.


Produk memori RDIMM DDR4 ini tersedia dalam kapasitas 4, 8 & 16 gigabytes, berjalan pada tegangan 1.2 volt, dan pada frekuensi 2133MHz. Frekuensi clock yang lebih tinggi, kecepatan tranfer data yang lebih cepat, dan kemampuan beroperasi pada tegangan rendah dari memori DDR4 membuatnya cocok untuk digunakan pada cloud server yang terus berkembang, storage dan aplikasi networking lainnya.
Berikut ini variasi tipe yang tersedia dalam berbagai pilihan kapasitas:
Spesifikasi
Tipe
Kapasitas
Tegangan
Frekuensi
Nomor Part
DDR4
RDIMM
4GB
1.2V
2133MHz
AD4R2133W4G15
DDR4
RDIMM
8GB
1.2V
2133MHz
AD4R2133Y8G15
DDR4
RDIMM
16GB
1.2V
2133MHz
AD4R2133Y16G15

Jacky Yang, Manajer Produk ADATA, berkata bahwa ADATA sedang mengembangkan versi DDR4 dari ECC SO-DIMM, VLP RDIMM, & LRDIMM, jadi kami berharap dapat menyediakan stabilitas dan kehandalan dari ADATA yang sudah Anda ketahui untuk bekerja pada tegangan rendah sembari tetap memberikan performa yang tinggi

29 September 2013

1 ONS bukan 100 Gram dan 1 Giga bukan 1000 Mega, Pendidikan yang Menjadi Boomerang,

1 ONS bukan 100 Gram – Pendidikan yang Menjadi Boomerang

Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal.

Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan, teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara menunjukkanacuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengartikan ons (bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan.

SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN.

Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini kepada lembaga yang paling berwenang atas sistem takar-timbang dan ukur di Indonesia, yaitu Direktorat Metrologi . Ternyata, pihak Dir. Metrologi-pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan Ons bukanlah bagian dari sistem metrik ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan “ons” dan “pound”. Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram,ternyata tidak pernah ada acuan sistem takar-timbang legal atau pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100 gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional, tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus Indonesia. Jadi, hal ini adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau dipertahankan ?

BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI ?

Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan menyesatkan. Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh mana penyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas dalam materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita) menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan anak-anak kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Racun” ini sudah tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini.

Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberi-kan petunjuk resmi.

TANGGUNG JAWAB SIAPA ?

Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita jangan lepas tangan. Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada para guru yang mengajarkan kesalahan ini, salah satu alasannya agar tidak menjadi beban psikologis bagi mereka ; “acuan sistem timbang legal yang mana yang pernah diakui / diberlakukan secara internasional, yang menyatakan bahwa 1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram.”?

Kalau Dep. Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal ini diajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ? Pernahkan Dep. Pendidikan menelusuri, dinegara mana saja selain Indonesia berlaku konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram ? Patut dipertanyakan pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yang melestarikan kesalahan ini ?

Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan ons yang keliru ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan “ons” dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas). Sistem
baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons (Depdiknas) = 100 gram dan 1 pound (Depdiknas) = 500 gram. ? Bagaimana “Ons dan Pound (Depdiknas)” ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakai ?.

HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI

Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya. Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan. Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan. Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita
ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.

Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat
berat. Janganlah malah diperberat dengan pelajaran sampah yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan
yang salah. Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional. Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengantantangan berat.

ACUAN MANA YANG BENAR ?

Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford, dll. (maaf, ini bukan promosi) menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi. Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian / diary/agenda yang biasanya diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi. Salah satu konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara internasional adalah sistem avoirdupois / avdp. (baca : averdupoiz).

  1. 1 ounce/ons/onza = 28,35 gram (bukan 100 g.)
  2. 1 pound = 453 gram (bukan 500 g.)
  3. 1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons)

Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram. Apakah kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malapraktek ? Pelajarannya memang begitu, kalau murid tidak mengerti, dihukum !!!
Jadi, kalau malapraktik, logikanya adalah tanggung jawab yang mengajarkan. (ini hanya gambaran / ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan, bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)

KALAU BUKAN KITA YANG MENYELAMATKAN – LALU SIAPA ?

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua kalangan, baik kalangan pemerintah, akademis, profesi, bisnis / pedagang, sekolah dan orang tua dan juga yang lainnya untuk ikut serta mendukung penghapusan satuan “ons dan pound yang keliru” dari kegiatan kita sehari-hari. Pengajaran system
timbang dgn. satuan Ounce dan Pound seharusnya diberikan sebagai pengetahuan disertai kejelasan asal-usul serta rumus konversi yang benar. Hal ini untuk membuang kebiasaan salah yang telah melekat dalam kebiasaan kita, yang bisa mencelakakan / menyesatkan anak-anak kita, generasi
penerus bangsa ini.

# # # # #

Tulisan ini akan dikirimkan kepada media masa, baik cetak maupun elektronik yang mau menyiarkannya demi kepentingan bangsa. Dipersilahkan mengubah formatnya sesuai dengan ketentuan penyiaran masing-masing. Juga kepada sekolah-sekolah, pabrik-pabrik serta LSM dan masyarakat umum, untuk diketahui secara luas.

Bila anda merasa sependapat dengan saya, setuju untuk menghentikan kesalahan ini demi masa depan anak bangsa Indonesia, silahkan diperbanyak / difoto copy dan disebar-luaskan sendiri.

Bila anda ragu-ragu terhadap kebenaran tulisan ini, silahkan menanyakannya langsung kepada Direktorat Metrologi atau Balai Metrologi setempat dikota anda berada.

Terima kasih saya ucapkan kepada anda yang peduli dan mau berpar-tisipasi  menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia. Semoga Tuhan memberkati upaya ini, yang kita lakukan dengan tulus ikhlas tanpa pamrih sedikitpun.

# # # # #

Ditengah orang-orang waras, dia yang lain sendiri dianggap gila. Ditengah orang-orang gila, dia yang waras justru dianggap gila. Memang banyak orang yang benar, tetapi jangan diartikan bahwa yang diikuti banyak orang itulah yang pasti dan selalu benar.

LEMBAR PELENGKAP TAKAR – UKUR – TIMBANG MENGIKUTI SISTEM METRIK YANG BERLAKU SEJAK THN 1799

Kuantitas Satuan Simbol Keterangan Panjang meter m Bukan mtr Luas meter persegi  m2 Isi meter kubik m3 Berat gram g Bukan gr Takaran liter l 1 l = 1.000 cm3 (cc) Suhu derajad Celcius ºC

BEBERAPA SEBUTAN / AWALAN UNTUK FAKTOR PENGALI DALAM SISTEM METRIK

Awalan Faktor Pengal Simbol / Singkatan
Contoh Pemakaian
  • Giga 1.000.000.000 G GHz
  • mega 1.000.000 M MW
  • kilo 1000 k km
  • hecto 100
  • h ha
  • deka 10 da dam
  • deci 0,1 d dm
  • centi 0,01 c cm
  • mili 0,001 m ml
  • micro 0,000.001 μ
  • μF
  • dan seterusnya.

Dalam sistem metrik memang dikenal 1 are = 100 m2 khusus untuk ukuran tanah yang diakui sah secara internasional. Untuk satuan ONS yang mengartikan kelipatan 100 g., apalagi POUND yang
mengartikan kelipatan 500 g., tidak pernah ada didalam sistem metrik maupun non-metrik / imperial yang pernah diberlakukan sah secara internasional.

sama halnya dengan Dunia Komputer, anak-anak dan guru saat ini lebih simple membuat conversi agar gampang di ingat, begitulah alasannya.
mari kita lihat conversi yang ada saat ini
  • 1 byte = 1 bit
  • 1 kb = 1000 byte
  • 1 Mb = 1000 kb
  • 1 Gb = 1000 Mb
  • 1 Tb = 1000 Gb
itu adalah conversi ala indonesia, yang dengan malas membuat perhitungan-perhitungan sehingga membuat perhitungan yang seharusnya menjadi salah. berikut conversi yang di pakai secara Internasional...
  • 1 byte  = 1 bit
  • 1 kb     = 1024 byte
  • 1 Mb    = 1024 kb
  • 1 Gb    = 1024 Mb
  • 1 Tb     = 1024 Gb
semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua
thank to http://satriabms.wordpress.com

19 Juli 2013

Hukum memakai laptop sambil di Charge

Nge-charge Laptop Itu Lebih Bagus Dimatikan Apa Dihidupkan Sambil Dipakai?

Posted by in PopulerkanTanyaJawab

Q: 1. jika lebih bagus di matikan, bagaimana cara mengetahui baterai itu sudah penuh?
jika dihidupkan sambil dipakai apa ada efek/pengaruh terhadap laptop?
2.!jika memakai laptop tanpa baterai secara terus menerus (langsung pake charge, baterai dilepas) apa ada efek/pengaruh terhadap laptop?
3. lebih bagus mana antara memakai laptop dengan baterai apa tanpa baterai?\
4. jika laptop lama tidak dipakai sekitar seminggu, bagaimana cara merawatnya?
A. 1. Saat Pertama Kali Membeli Laptop, Ces Batrei Skitar 8 â 10 jam, karena batrei yg idak dipakai dalam jangka waktu lama (digudang) Sebaiknya Di cas terlebih dahulu..
2. Setiap Menggunakan Laptop lebih baek jika power adaptor tetap terpasang (di Cas terus) Karena batrei tipe-tipe BARU SEKARANG mempunyai CONTROLL BATTERY artinya âjika Full, batrei akan stop charging (stand by) jadi laptop otomatis langsung pakai power listrik, Dan Juga Tidak Membuat Batrei Soak/Kembungâ.
3. Jangan Melakukan sistem CdC (Charge Discharge) = âApabila batrei penuh cabut adaptor, Dan setelah habis pasang adaptorâ .
4. Batrei jangan di KALIBRASI (pengosong isi batrei sampai habis 0%) karena banyak effeknya ke batrei (Cycle Count)
5. Jangan pernah LEPAS BATREI (baterei jgn disimpen, menggunakan power listrik langsung), apabila tiba2 listrik mati perangkat laptop terjadi konsleting (LCD,mobo,dll) dan mengakibatkan kerusakan laptop. Selain Itu batrei juga mengontrol arus listrik yg masuk sebelum ke perangkat yg laen.
6. 5 menit Sebelum Memakai laptop pasang adaptor, 5 menit setelah Laptop dimatikan cabut adaptor.
7. Saat Menggunakan Batrei (portabel/tanpa di cas), hindari (Maen Game,Putar DVD/CD,Software2 Grafis Tinggi ). Jika Masih Ada Power Listrk mendingan di cas aja.

KESIMPULAN
- Gunakan laptop seperti cara kerja PC, jika g ada listrik matikan saja
- Suatu Saat Kerja Batrei pasti akan menurun, Mending Rusak Batrei Daripada Rusak LAPTOP ato hardware lainnya..

TAMBAHAN :
- Apakah Batre Ane ada CONTROLL BATTERY?
kalo keluaran diatas tahun 1996 keatas pasti sudah ada

- Kenapa Harus Di Cas 8 jam dulu?
Charging awal minimal 8 jam, itu untuk mencapai tegangan floating battery.


- Kenapa 5 menit sesudah & sebelum?
Kalo 5 menit sesudah shutdown, ini untuk colling down aja.. sekaligus untuk tegangan floating ke battery. sebenernya ga apa2, tapi kalo saya membiasakan begitu.

- Kenapa ga boleh lepas Batre?
memang jaman dahulu battery tidak memliki controller floating, yang menyebabkan battery harus dicabut setelah penuh, tapi sekarang rata2 sudah menggunakan system itu.
mending battery dipasang aja ke laptop. lalu adaptornya jg wajib dipasang (adaptornya usahakan merek asli dari laptop).. yah kalo laptopnya sudah di shutdown cabut aja adptornya

ada pendapat aneh lagi..
Jika battery sudah penuh, harus dicabut adaptornyaâ
Ini lebih parah lagi.. karena setiap battery itu memiliki cycle count.. semakin sering charging (pengisian) lalu discharging (pengosongan) akan mengurangi cycle count itu. jika cycle count nya sudah melebihi batas yang ditentukan, efeknya battery drop. Laptop lebih baik menggunakan battery dan charger di colok ke listrik. Karena produsen2 laptop memang menganjurkan demikian, dan sudah mendesign laptop seperti itu, jadi jika battery full biarin aja adaptornya dicolok ke listrik ga usah dicabut, karena battery2 laptop sudah memiliki controll battery jika sudah penuh akan stop charging.

- Baterai saya simpan (tidak dipasang di laptop) setelah beberapa waktu kok tidak bisa dipakai lagi. Karena KATA ORANG kalau baterai mau awet lebih baik dicabut :
Didalam BOARD BATTERY terdapat âself discharge/dayâ parameter dimana apabila battery tidak dipakai akan mengurangi âCurrent Capacityâ di BOARD BATTERY , dimana ada minimum CURRENT CAPACITY yang di ijinkan oleh BOARD BATTERY. Apabila terlalu rendah maka BOARD BATTERY akan mengaktifkan SAFETY CIRCUIT, alias bunuh diri.

……………………………………………………………..
* jawaban utk nomor 1
lihat di pojok kanan bawah sebelah volume, arahkan kursor pada gambar baterai

*jawaban utk nomor 2 dan 3

voltase charger 19volt sedangkan baterai 11-12volt sesuai dg voltase yg dibutuhkan laptop (periksa saja sendiri voltase chargermu dg voltase di bateraimu), kalau langsung pake charger dan melepas baterai berarti laptopmu mendapatkan arus listrik sebesar 19volt donk? kelebihan 7-8volt, pdhl laptop hanya butuh 11-12volt. lama2 apa ga jebol tuh laptop? mending rusak baterai drpd motherboard krn hrgnya lbh mahal drpd baterai, knp lbh mahal? di motherboard ada prosesor dan vga yg tdk bisa dilepas alias paten jika rusak salah satu hrs ganti semua dan hrgnya 2jt keatas (tergantung tipe laptop)

*jawaban utk nomor 4.

Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%.

laptop saya ga mau nyala kalo pake baterai?
Q: jadi bisanya langsung pake adaptor …

terus pas baru nyalakan, pas ada tulisan ‘starting windows’, laptop saya sering mati sendiri
lalu kalo kabel chargernya digoyangin dikiiit aja laptop langsung mati.
dan itu semua terjadi sering banget tp kadang" bisa sih
ada yang tahu kenapa ya?? *5

A. Gak Mau Nyala Pas Pakai Baterai. Bisa Jadi Apabila Kondisi Baterai Laptop Sis 0%, Namun, Apakah Sis Udah Mencharger Baterai Laptop Tersebut Sampai 100% ? Jika Sudah Tetapi Tetap Gak Bisa Nyala Laptop-Nya, Berarti Kemungkinan Ada Problem Pada Baterai-Nya. Baterai Laptop Jika Sudah Tidak Mau Diisi Arus Listrik Lagi, Berarti Komponen Cell Dalam Baterai Tersebut Bisa Jadi Sudah Mati. Penyebabnya Banyak, Biasanya Karena Sering Overcharging Atau Terlalu Sering Menghabiskan Baterai Lalu Diisi Lagi Secara Terus Menerus. Kalau Sudah Seperti Itu Sulit Sekali Diperbaiki. Jalan Keluarnya Harus Ganti Baterai Laptop Tersebut Sesuai Tipe Laptop Sis.

Nah, Bisa Jalan Menggunakan Adaptor, Tentu Bisa. Karena Adaptor Tersebut Yang Memberi Arus Ke Laptop Sis Agar Laptop Sis Bisa Menyala Dan Bekerja. Kalaupun Baterai Laptop Sis Rusak Dan Sudah Tidak Bisa Diisi Arus Sama Sekali, Laptop Sis Tetap Bisa Nyala Karena Adaptor Itu.

Saat Starting Windows Laptop Sis Mati Sendiri. Kemungkinan Ada Problem Pada Hardware Laptop Sis. Sudah Berapa Lama Sis Menggunakan Laptop Sis ? Sudah Sampai 1 Tahun Tidak ? Jika Sudah, Biasanya Karena Sistem Pendinginan Laptop Sis Sudah Buruk Karena Banyak Kotoran Terutama Diheatsink-Nya. Jika Kotoran Ini Sudah Menumpuk Banyak Pada Heatsink Tersebut, Laptop Sis Akan Lebih Cepat Panas Dari Sebelumnya. Ketika Panas Ini Sudah Terlalu Over, Maka Laptop Sis Akan Mati Dengan Sendirinya Untuk Mencegah Kerusakan Hardware Laptop Yang Parah.

Lalu, Ketika Sis Menggoyangkan Sedikit Kabel Charger Laptop Tersebut, Laptop Langsung Mati. Berarti Kabel Charger Tersebut Sudah Kendor. Biasanya Itu Karena Kabel Charger Tersebut Sering Dilipat Tidak Beraturan, Sehingga Kawat Tembaga Didalam Kabel Charger Tersebut Kendor Dan Tidak Bisa Beroperasi Dengan Baik Lagi.

Solusi Yang Bisa Saya Berikan :

Jika Baterai Laptop Sis Memang Sudah Rusak, Sebaiknya Diganti Saja Sama Yang Baru. Lalu Adaptor Charger-Nya Jika Memang Sudah Kendor Kabelnya Sebaiknya Diganti Saja Sama Yang Baru, Kasihan Kan Laptop Sis Kalau Pakai Adaptor Charger Seperti Itu, Laptop Sis Jadi Mati Sendiri Akibat Adaptor Itu Tadi Yang Tergoyang Sedikit Saja Sudah Mati. Jika Dipertahankan Malah Laptop Sis Nanti Yang Jadi Rusak Dan Juga Harddisk-Nya Yang Menjadi Korban. Lalu Jika Sis Berani Atau Sudah Berpengalaman Di Hardware Laptop, Coba Sis Bersihkan Heatsink Laptop Sis, Lalu Beri Thermal Grease Sedikit Pada Processor Dan Chipset VGA-Nya Agar Tidak Mudah Panas. Jika Sis Belum Berpengalaman Atau Memang Belum Pernah Bongkar Laptop, Sebaiknya Bawa Ketempat Service Laptop, Suruh Bersihkan Saja Heatsinknya Dan Lalu Tambahkan Sedikit Thermal Grease Pada Processor Serta Ke Chipset VGA-Nya.
laptop sering mati mendadak?
Q: permisi…mau tanya..
mdh2an jawabannya cepet…udah satu bulan ini laptop ane sering mati mendadak, kdng ga ada angin ga ada apa mati,trus kl hp terlalu deket ma laptop tiba2 ada sms masuk sering mati, sedangkan saya buka laptop dirumah malahan ga mati2 giliran udah dikantor mati..
kira-kira knpa ya….mohon jawabannya..
terimakasih…

A. PC/notebook yg mati mendadak permasalahannya terbagi 2, gangguan pada system Hardware dan Software.

1. Dari sisi software, system telah terinfeksi sejenis virus yg mengganggu system shutdown, system restart serta adanya code malicious yaitu kode virus yg terus-menerus memanggil system komputer secara ilegal, sehingga komputer berjalan tanpa diperintah untuk melakukan perintah ilegal tersebut, misalnya melakukan shoutdown dan restart. Kedua system komputer corrupt, disebabkan gagal startup dan recovery pada saat komputer baru dihidupkan, hal tersebut disebabkan instalasi program (software) yg konflik dan tidak kompatable dengan system komputer membuat system komputer menjadi tidak stabil dan corrupt.

2. Dari sisi Hardware. Matinya komputer secara mendadak, pertama power supply sudah mau mati, kedua kipas processor tidak berfungsi dengan baik, kadang hidup kadang mati,menyebabkan processor kepanasan sehingga respon dari system bios yang disetting pada temperatur tertentu segera merestart atau mematikan komputer tujuannya supaya processor dan motherboard tidak terbakar, hal ini telah menjadi standar keamanan yg telah dibuat para produsen motherboard untuk keamanan PC.

Solusi :
Kalau permasalahan yg nomer 1 mudah, cukup di scan dengan antivirus, atau jalankan system restore.
Kalau masalah hardware :
1. Cek Kabel, mulai dari Kabel yang masuk ke UPS/Stabilizer, kabel Power ke Monitor, kabel Monitor ke CPU dan kabel yang masuk ke Komputer. Pastikan pemasangannya telah sesuai dan kencang, serta arus listriknya ada dan cukup.
2. Jika terdapat CD-ROM / DVD-ROM dan bisa dibuka/tutup, maka kemungkinan permasalahan ada di komputer (CPU), mulai dari kabel power yang masuk ke motherboard atau motherboard itu sendiri, cek pemasangan kabelnya.
3. Jika dua langkah diatas sudah dicek, dan masih belum menyala, matikan komputer dan Reset BIOS di Motherboard. Caranya bisa dilihat di buku panduan motherboard, dan cari menu Reset BIOS. Biasanya untuk mereset BIOS dapat dilakukan pada Jumper 1 (JP1). Disana ada 3 pin, yang 2 diantaranya dihubungkan dengan sebuah konektor kecil. Untuk mereset, tinggal melepas dan memasang di 2 pin yang satunya. Misalnya 3 pin tersebut 1,2,3 dan pin 1 dan 2 sudah terhubung, maka untuk mereset tinggal melepas dan memasang di pin 2 dan 3. Biarkan sekitar 30 detik atau lebih kemudian kembalikan seperti semula. Nyalakan komputer.
4. Baterai CMOS dan Reset Switch. Jika BIOS telah di reset dan masih tidak menyala, coba lepas Baterai CMOS, yang ada di motherboard. Diamkan sekitar 1 menit, kemudian dipasang kembali dan nyalakan komputer. Jika baterai sudah cukup lama, lebih dari 3 tahun, ada baiknya diganti dengan yang baru. Apalagi jika jam di komputer sering tidak cocok.
5. Jika kipas Processor / VGA berputar, tetapi komputer masih belum menyala, maka kemungkinan ada yang tidak beres dengan BIOS motherboard atau Motherboard memang sudah rusak. Mungkin BIOS perlu di Update, tetapi sebelum update, komputer harus bisa menyala (masuk BIOS) terlebih dahulu. Untuk melakukan hal itu, coba lepas kabel Hardisk, CD-ROM, Floppy. Kemudian, lepas Memori komputer (RAM) dan ganti di slot yang lain atau gunakan memori komputer lain. Hal ini mungkin harus diulangi sampai beberapa kali, hingga ada tanda-tanda kehidupan.
6. Jika CPU sudah kelihatan bekerja, hardisk berputar dan lampu led CPU berkedip-kedip tetapi monitor tidak ada tampilannya, maka kumungkinan VGA ( Kartu Grafis) komputer yang bermasalah. Coba ganti dengan VGA lain atau cek VGA tersebut di komputer lain (Hal ini jika VGA tidak jadi satu dengan motherboard).
7. Jika dengan semua langkah diatas, komputer juga belum menyala, mungkin komputer perlu di service orang yang lebih ahli. Untuk mengetahui lebih detail permasalahan motherboard atau ingin menjadi teknisi, sebaiknya membeli sebuah alat khusus yang disebut PC Analyzer, yang memang dirancang untuk mengetahui kerusakan motherboard.
Menggunakan Laptop terlalu lama, lebih baik pake batere atau lepas batere?
Q:

A. Untuk lebih jelasnya lihatlah copasan tip dibawah ini.
Tip Memelihara Baterai Laptop:

1).Baca dengan detail terlebih dahulu buku manual yang diberikan oleh produsen. Buku manual itu diberikan bukan untuk dijadikan pembungkus kacang. Buku tersebut perlu, karena kadang-kadang tiap merek mempunyai perlakuan khusus yang berbeda.

2).Lakukan pengisian baterai sampai penuh tanpa menghidupkan laptopnya, walaupuna ada juga merek tertentu yang tidak mengharuskan demikian. Tapi saran saya, agar pengisian pertama maksimal, sebaiknya diisi dalam keadaan mati. Sebenarnya ketika masih di pabrik, baterai tersebut sudah diisi penuh, tapi seiring dengan berjalannya waktu, tentu saja berkurang.

3).Setelah penuh, nyalakan laptop Anda tapi dengan sumber power dari baterai saja. Nyalakan sampai isi baterai tersedot habis dan laptop mati sendiri. Khusus langkah ke 3 ini, sebaiknya dilakukan secara berkala misalnya tiap bulan.

4).Jika menggunakan listrik AC secara konstan untuk jangka waktu yang lama secara terus menerus, misalnya samapai 24 jam, sebaiknya baterai di copot aja dulu jika sudah penuh.

5).Pada umumnya baterai laptop mengenal jumlah pengisian ulang maksimal. Setelah nilai itu terlewati, performa kan menurun. Counter yang menghitung nilai tersebut, ada pada baterai. Salah satu cara mengakali counter ini adalah dengan tidak melakukan pengisian penuh. Pengisian penuh hanya dilakukan jika betul betul dibuthkan. Sebenarnya ada beberapa jenis laptop yang mempunyai kemampuan untuk pengatusan level pengisian. Misalnya proses pengisian hanya samapai 80%.
Setelah itu akan berhenti dengan sendirinya. Laptop yang mempunyai kemampuan ini diantanya mereka ASUS dan B|Y|O|N seri M31W S/S dan M31F G/S

moga bermanfaat.

19 Juni 2013

Singapura Kembali Diganggu Kabut Asap dari Indonesia

Pencemaran udara yang terparah dalam 16 tahun ini membuat pemerintah Singapura meradang. Menteri Lingkungan Hidup Singapura menelepon mitranya di Indonesia, meminta data perusahaan pembakar hutan.

"Kita butuh melakukan tekanan komersial atas perusahaan-perusahaan yang menyebabkan kabut," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura, Vivian Balakrishnan, di halaman Facebooknya, seperti dilansir kantor berita Reuters, 18 Juni 2013.

Dalam wawancara dengan stasiun berita BBC Rabu pagi, 19 Juni 2013, Balakrishnan mengungkapkan bahwa masalah kabut asap ini sudah hampir dua dekade merepotkan Singapura setiap tahun. Dia yakin asap kebakaran ini bukan sekadar disebabkan praktik membuka lahan secara tradisional di sebagian Sumatera, tapi sudah berskala massal untuk kepentingan industri.

Pada hari kedua serangan kabut asap ini, di beberapa titik dilaporkan tingkat polusinya menyaingi tingkat polusi di tahun 1997. Indeks Standar Polusi Singapura naik ke level tidak sehat 155 pada Senin malam, sehingga membuat Kedutaan Amerika Serikat mengeluarkan saran pada warganya di Singapura untuk mengunjungi dokter menanyakan soal efek polusi ini.

Kini, Singapura meminta Indonesia mengeluarkan peta konsesi penebangan hutan. Peta itu kemudian akan dibandingkan dengan peta satelit untuk melihat dari mana sumber kabut asap sehingga perusahaan yang melakukan teknik pembakaran itu bisa ditindak.

Reuters mengungkapkan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia belum bisa dihubungi. Namun Reuters mengutip seorang pejabat senior Sony Partono yang menyatakan, "Pihak luar tidak seharusnya mengintervensi urusan dalam negeri."

Untuk diketahui, terdapat beberapa perusahaan pemilik konsesi penebangan hutan di Indonesia yang bermarkas di Singapura, antara lain Wilmar International Ltd dan Golden Agri-Resources Ltd. Bahkan pemilik Wilmar pun, Martua Sitorus, menetap di Singapura.

sumber : viva.co.id

Google Minta Izin Pengadilan Ungkap Permintaan Akses dari Intelijen AS

Google memohon izin pada pengadilan untuk membuka data sejumlah permintaan akses dari pihak intelijen Amerika Serikat, Selasa 18 Juni 2013. Google menyatakan, permintaan ini atas dasar Amandemen Pertama Konstitusi AS sekaligus mengklarifikasi berita di harian Washington Post dan Guardian yang menduga ada "akses langsung" badan intelijen AS ke data Google melalui program yang disebuit PRISM.

"Terkait perhatian publik yang intens karena artikel Guardian dan Post, dan media lain yang mengikuti mereka, Google mencari cara meningkatkan transparansi kepada penggunanya dan publik dalam hal apakah Google telah menerima permintaan soal keamanan nasional, jika ada," kata Google dalam lembar permohonan ke pengadilan.

Langkah Google ini setelah sejumlah perusahaan teknologi seperti Microsoft Corp, Facebook dan Apple mengeluarkan informasi terbatas mengenai sejumlah permintaan memata-matai di bawah sebuah perjanjian bersama pemerintah AS. Melalui perjanjian itu, perusahaan-perusahaan itu dibolehkan membuka permintaan badan pemerintah tanpa memperlihatkan perbedaan antara memata-matai dan demi penegakan hukum pidana, dan hanya berlaku untuk periode enam bulan.

Terbukanya skandal PRISM ini telah memunculkan keprihatinan global. Kongres AS sampai perlu menggelar rapat dengar pendapat mengenai ini. Di Eropa, sampai ada rencana menggugat secara hukum tindak penyadapan ini.

sumber viva.co.id