Penyedia Perangkat Jaringan WiFi

HSNet Komputer adalah Spesialis Jaringan WiFi Mikrotik, Ubiquity, Linksys, Cisco, HPN, TPlink, Dlink, Belden, AMP, dll

Penyedia Asesoris Komputer.

HSNet Komputer juga menyediakan asesoris komputer yang mendukung pekerjaan kantor atau usaha anda.

Instalasi WiFi.

HSNet Komputer juga menerima pemasangan Wifi untuk rumah, cafe, kantor, instansi untuk mendukung perkerjaan anda yang selalu mobile dan wifi yang kita tawarkan cukup murah hanya 200.000 / bulan untuk kecepatan 1Mbps dengan kuota tanpa batas.

Menerima Service Komputer, Laptop, Printer.

HSNet Komputer juga Menerima Service Komputer, Laptop, Printer. Mulai dari Instal Ulang, Hapus Virus, Install Software, Upgrade PC, Blue Screen, Mati Total, Ganti LCD, Ganti Keyboard, dll.

Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

23 September 2011

Antivirus untuk iPad, iPhone dan Android

VIVAnews - Untuk melindungi konsumen di berbagai lokasi, platform, perangkat dan pengalaman digital, Symantec menghadirkan Norton Internet Security dan Norton Anti Virus 2012. Produk ini diklaim mendukung perangkat bergerak dan tablet, baik platform Android maupun iOS.

“Beberapa tahun terakhir, jumlah perangkat, platform dan aplikasi meledak, kebutuhan untuk terlindungi dari kejahatan cyber juga besar,” sebut Janice Chaffin, Group President Consumer Business Unit Symantec, di Jakarta, 22 September 2012.

Norton AntiVirus dan Norton Internet Security 2012, Chaffin mengklaim, menawarkan pengamanan yang melampaui pengamanan Internet tradisional, yakni kemampuan untuk menemukan laptop atau perangkat Android Anda yang hilang atau dicuri.

13 Juni 2011

Ilmuwan: Evolusi Manusia Lebih Lambat dari Perkiraan

PARIS - Evolusi perkembangan manusia mungkin tiga kali lebih lambat dari dugaan semula. Demikian menurut sebuah penelitian pada perubahan genetik di dua generasi keluarga.

Kode genetik terdiri dari enam miliar nucleotide atau unsur DNA, setengah di antaranya berasal dari masing-masing orang tua. Teori yang umum mengatakan bahwa orang tua masing-masing menyumbang antara 100 sampai 200 perubahan pada nucleotide ini. Demikian seperti yang dikutip dari AFP, Senin (13/6/2011).

Akan tetapi penelitian terbaru mengatakan bahwa masing-masing orang tua hanya menyumbang rata-rata 30 perubahan. "Evolusi manusia ternyata tiga kali lebih lambat dari dugaan semula," ujar Phillip Awadalla dari University of Montreal, yang memimpin penelitian ini.

Penemuan ini diambil dari gen dua keluarga, masing-masing ibu, ayah dan anak mereka. Penelitian ini meski menggunakan sampel skala kecil namun bisa diterapkan dalam skala besar.

Penelitian tersebut juga menantang pemikiran; Perubahan DNA mayoritas didapat dari ayah atau dari ibu.

Di penelitian ini menguak bahwa pada keluarga satu, 92 persen perubahan gen didapat dari ayah. Sementara keluarga yang lain, hanya 36 persen perubahan gen berasal dari orang tua.

10 Juni 2011

Ditemukan Jenis Baru Ledakan Bintang

CALIFORNIA - Ilmuwan umumkan sebuah jenis baru ledakan bintang atau Supernova, setelah meneliti enam ledakan sangat terang dari sebuah bintang tua di luar angkasa.

Ledakan tersebut 10 kali lebih terang dari supernova biasa membentuk awan yang nantinya merupakan cikal bakal galaksi primitif, memungkinkan para ilmuwan untuk meneliti proses terbentuknya sebuah galaksi. Demikian seperti yang dikutip dari redOrbit, Jumat (10/6/2011).

"Kami meneliti sebuah jenis baru supernova yang belum pernah diketahui sebelumnya," ujar Robert Quimby, peneliti dari California Institute of Technology.

"Yang kami ketahui sampai saat ini adalah ukuran ledakannya yang sangat terang dan panas, sekira 10 ribu sampai 20 ribu derajat Kelvin. Penyebarannya pun mencapai 10 ribu kilometer per detik," ungkapnya.

Selain itu Quimby juga mengatakan bahwa ledakan supernova jenis baru tersebut juga memiliki kadar hydrogen yang rendah. Membutuhkan sekira 50 hari agar efek dari ledakan tersebut untuk menghilang.

9 Juni 2011

Pegunungan Ditemukan di Bawah Kutub Selatan

SIDNEY - Para ilmuwan Australia telah menemukan sesuatu di bawah permukaan es di timur Kutub Selatan. Perkiraan mereka adalah sebuah pegunungan.

Seperti yang dikutip dari ABC News, Senin (6/6/2011), para ilmuwan meneliti wilayah seluas 1 juta hektar mil, di bagian selatan Casey Station milik Australia di Kutub Selatan, dan mereka menemukan lansekap yang penuh dengan pegunungan dan lembah, 1 kilometer di bawah permukaan laut.

Proyek ICECAP adalah sebuah kolaborasi internasional yang mencoba meneliti apa yang ada di bawah permukaan es di timur Kutub Selatan.

Roland Warner, seorang glaciologist, mengatakan bahwa lapisan bebatuan Kutub Selatan tidak pernah diteliti secara menyeluruh.

Pemukiman Kuno Ditemukan di Dataran Tinggi Ethiopia

MUNICH - Para ilmuwan telah menemukan sebuah pemukiman kuno di dataran tinggi Ethiopia. Penemuan ini diharapkan dapat menyediakan informasi kebudayaan dan pengaruh mereka terhadap kebudayaan di sekitarnya.

Jorg Fassbinger dari Geophysics Departement of Earth and Enviromental Sciences di Ludwig-Maximilians University dan koleganya Margaret Schlosser dari German Archaeological Institute memulai proyek pencarian situs tersebut sejak awal bulan Mei.

Seperti yang dikutip dari Past Horizons, Selasa (7/6/2011), mereka meneliti sebuah situs yang diduga adalah sebuah pemukiman kuno di wilayah barat laut Ethophia, yakni di wilayah Tigray yang merupakan lokasi dari Yeha, yang dipercaya merupakan pusat dari kerajaan Diamat tahun 700 sebelum masehi.

Koloni Lebah Madu Mati Karena Virus?

CALIFORNIA - Para ilmuwan telah menemukan empat virus baru yang menjangkiti kesehatan lebah madu, sebuah petunjuk yang mungkin dapat membantu pemahaman bagi ilmuwan mengapa koloni lebah banyak yang mati.

Dua virus yang baru ditemukan tersebut bernama Lake Sinai 1 & 2, ditemukan dapat memperbanyak diri dalam tubuh lebah, menurut pada jurnal PLoS One. Di studi yang dilakukan lebih dari 10 bulan tersebut, para peneliti juga menemukan bahwa virus di lebah madu menyebar pada bulan-bulan musim panas. Demikian seperti yang dikutip dari Bloomberg, Kamis (9/6/2011).

"Penemuan ini merupakan salah satu cara untuk mempelajari virus pada serangga, serta menambah informasi mengenai kesehatan lebah madu," ujar Christi Heintz, Executive Director dari Project Apis m., sebuah kelompok peneliti lebah dan industri agrikultur.

Dua Elemen Baru Ditambahkan ke Tabel Periodik

NEW YORK - Komite internasional ahli kimia dan fisika memutuskan menambah dua elemen baru hasil temuan sejumlah ilmuwan dari Livemore dan Rusia ke dalam tabel periodik.

Kedua elemen itu untuk sementara disebut sebagai elemen 114 dan 116. Nama dan simbol permanen untuk kedua elemen itu akan dipilih belakangan. Demikian seperti dilansir Yahoo News, Kamis (9/6/2011).

Berbeda dengan elemen populer lain seperti karbon, emas dan tembaga, kedua elemen ini tidak memiliki 'usia' panjang. Atom dari elemen 114 akan berdisintegrasi dalam beberapa detik, sementara atom dari elemen 116 bakal menghilang kurang dari waktu satu detik.

Elemen 114 dan 116 ditemukan berkat hasil kolaborasi ilmuwan asal Livemore dan Rusia. Mereka membuat elemen ini dengan memecah ion kalsium menjadi atom plutonium atau elemen lain, curium. Ujicoba dilakukan sejak 2004 dan 2006, namun elemen ini baru diakui oleh komite internasional pekan lalu.

Kurangi Polusi, Australia Bakal Musnahkan Unta?

SYDNEY - Sebuah perusahaan Australia mencetuskan ide kontroversial untuk membunuh unta liar sebagai upaya mengurangi tingkat polusi di negara tersebut.

Wacana itu dicetuskan sebuah perusahaan komersil Northwest Carbon sebagai bagian dari Carbon Farming Initiative dari Department of Climate Change and Energy Efficiency, yang akan memberi kompensasi kepada petani dan pemilik kebun jika mereka bisa memberikan solusi untuk mengurangi tingkat polusi.

Unta dipandang sebagai hewan pengganggu karena setiap tahunnya mereka menghasilkan rata-rata zat metana setara dengan satu ton karbondioksida. Akibatnya, unta termasuk salah satu penghasil gas rumah kaca terbesar di Australia.